Minggu, 01 April 2012

Sekilas mengenai Cerebral Palsy

Judul artikel “Disusui Pakai Payudara Palsu, Anak Menderita Cacat Otak” di detik.com menarik perhatian saya, setelah membaca artikel tersebut saya menemukan satu penyakit yang saya baru dengar yaitu cerebral palsy. Apa itu cerebral palsy? Bagaimana gejalanya? Apakah bisa disembuhkan? Akhirnya saya googling mengenai penyakit tersebut.


CP (Cerebral Palsy) adalah kelumpuhan otak besar dimana penderitanya mengalami pengendalian otot yang buruk, kekakuan, kelumpuhan serta mengalami gangguan fungsi saraf lainnya. Ternyata CP bukanlah suatu penyakit dan tidak bersifat progresif (penderita tidak semakin memburuk dan juga tidak semakin baik).  Anak yang mengalami cerebral palsy biasanya disebabkan karena adanya masalah yang terjadi dalam otak yang dapat berasal dari trauma kepala, radang, perdarahan otak karena adanya kelainan kromosom (seperti pada Down Syndrome), serta penyakit yang merusak otak secara progresif. Karena cedera otak ini, indera jadi bermasalah. Akibatnya mempengaruhi kemampuan otak untuk menyerap informasi (sensorik) atau kemampuan otak untuk merespons informasi (motorik).

Kerusakan otak yang terjadi bukan hanya berakibat pada keadaan fisik anak, tetapi  bisa berakibat pada pandangan, persepsi, pendengaran dan kelambatan dalam pembelajaran, beberapa anak juga menderita epilepsy.Kecacatan fisik berakibat pada daya interaksi anak-anak dan daya menjelajah dunia. Ini juga bisa berakibat pada kemampuan anak-anak dalam belajar dan perkembangan intelegensi, ini semua bisa diminimalkan apabila diberikan penanganan yang tepat.

Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat, bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan. Gejalanya bervariasi, mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat, yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda.
Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP:
- Kecerdasan di bawah normal
- Keterbelakangan mental
- Kejang/ epilepsi (terutama pada tipe spastik)
- Pernafasan yang tidak teratur
- Gerakan menjadi terbatas.
- Kontraktur persendian
- Gangguan menghisap atau
- Gangguan menelan atau mengunyah makanan
- Air liur sentiasa meleleh
- Gangguan perkembangan kemampuan motorik
- Gangguan berbicara (disartria)
- Gangguan penglihatan
- Gangguan pendengaran

CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin.

Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar